Human Fluorescent
::- manusia itu …
Menurut kang Darwin manusia adalah bentuk evolusi yang sempurna pada masa ini yang berasal dari sel individu yang terbentuk pada awal terciptanya bumi yang kemudian berevolusi menjadi makhluk cerdas yang menguasai bumi sampai saat ini. Dari segi ilmiah memang sulit untuk membuktikan bahwa manusia itu salah satu hasil evolusi dari kera, walaupun ada kemiripan fisik ya maklum aja wong muka mu mirip hehehe…. Maaf kalau tersinggung, cuma mengatakan yang sebenarnya aja . Banyak pertanyaan muncul akibat manusia itu memikirkan tentang dirinya sendiri, banyak juga jawaban yang dikemukakan manusia itu sendiri dengan berbagai macam alasan, berbagai dalih dan teori. Coba renungkan saja kalimat ini “manusia itu….”
::- berbeda…
Manusia itu diciptakan berbeda setiap individunya, semua berbeda meskipun terdapat keasamaan dalam beberapa hal. Kita manusia ini memang berbeda , pada suatu saat pastilah kita pernah merasakan bahwa apa yang ada dalam otak kita , perbuatan kita dan pengetahuan kita tidak dapat dimengerti oleh orang lain. Hal ini merupakan sebuah bentuk perbedaan yang saya yakin pasti dialami oleh semua manusia, perbedaan adalah hal yang wajar.
pernahkah kalian merasakan bahwa tiada yang pernah mengertimu, mendengarmu,merasakan semua tuduhan ada pada dirimu,merasakan semua beban ada pada dirimu
Bayangkan saja jika semua manusia ini dipaksa dan diberi doktrin agar semuanya memiliki perilaku yang sama, berbuat sesuatu sesuai prosedur yang ketat tanpa adanya variasi di dalamnya. Satu kata BOSSSSEENNN…… Kalau semuanya seragam lalu apa yang akan kita cintai dari pasangan kita ? apa yang akan kita suka dari sahabat-sahabat kita ? dan apa yang akan kita benci dan suka dari dunia ini ? nothing . . .
::- sama…
Ternyata manusia itu juga mempunyai persamaan diantara perbedaan yang ada, persamaan ini yang akan mengikat manusia dengan manusia yang lain membentuk keluarga, masyarakat , Negara. Merasa dimengerti, didengar, merasakan kebahagiaan, menemukan corak yang baru dalam hidup, merasakan kebebasan, terbang dengan ringan, merasakan kasih sayang, mendapatkan teman, tertawa, merasakan jatuh cinta, menggapai mimpi dan menyelesaikan segala tantangan, menghapus kepedihan hati , mengetahui rahasia hidup ini adalah beberapa contoh kesamaan yang ada pada manusia. Siapa sih yang pengen beda terus ? kalau kita ketahuan nyontek walaupun berbeda mazhab dalam mencontek toh kita juga cari teman yang sama-sama nyonteknya supaya dapet temen kena hukum dari tatib. Kesamaan yang dialami oleh manusia. Kesamaan antara manusia dengan manusia yang lain selalu menghantarkan manusia ke jalan yang sama yaitu persatuan, persatuan mungkin adalah kata yang biasa terdengar di telinga kita. Tidak pernah saya jumpai perbedaan yang menghasilkan persatuan, beda pendapat dikit aja bisa-bisa 2 ngara jadi perang berkepanjangan. Sebenarnya manusia itu sama, sama sekali ga bisa diprediksi maksudnya kadang bisa jadi orang yang luar biasa bijak kadang bisa jadi orang yang luar binasa brutal.
Merasakan kebahagiaan,menemukan corak yang baru dalam hidup, bebas terbang ringan merasakan kasih sayang mendapatkan teman,tertawa,merasakan jatuh cinta menggapai mimpi dan menyelesaikan tantangan , menghapus kepediahan mengetahui rahasia di hidup ini
::- unique…
Dari perbedaan dan persamaan yang ada pada diri manusia dapat disimpulkan bahwa manusia itu unik, manusia itu terbatas kemampuannya namun dalam keterbatasan itulah manusia itu mempunyai keunikan pada setiap individunya. Unik dalam artian bukan orang yang cacat ataupun kurang utuh baik fisik ataupun mental, dalam keseharuan bisa jadi orang yang kurang utuh itu menjadi guru yang baik bagi orang orang yang utuh. Si buntung walaupun ga utuh tangannya namun dia sangat tegar menjalani hidup dan tetap berusaha untuk menyambung hidupnya dengan cara yang halal, orang cacat mental yang sering kita lihat di jalan juga memberikan pelajaran supaya kita jangan terlalu terobsesi dan posesif terhadap sesuatu dan mengingatkan pada kita agar selalu bertawakal kepada Allah SWT supaya ga jadi gendeng seperti dia. Itulah uniknya manusia, dibalik keterbatasannya manusia itu menyimpan potensi yang hanya dimiliki olh dirinya sendiri, bukan factor keturunan ataupun factor lingkungan.
Unik kadang kala bisa menjadi tidak normal, pertanyannya kenapa manusia harus menjadi manusia yang “normal” ? kebanyakan manusia berangaapan bahwa kehidupan manusia yang normal adalah kehidupan yang mapan alias settle. Masyarakat selalu berasumsi bahwa hidup itu harus dijalani sesuai aturan yang berlaku pada saat itu, ga peduli bener atau salah. Tidak ada salahnya jika kita sedikit ataupun jauh dari masyarakat yang penting tetep sesat alias sesuai syariat.
::- Human Fluorescent
When I look into the sky I saw thousand of star glittering, I realize that each of them glow different light, then I go among the crowd then glow brighter and brighter
Ketika aku melihat langit di malam hari, aku melihat ribuan bahkan jutaan bintang yang ada di gelapnya langit malam bercahaya. Setiap bintang mengeluarkan cahayanya masing-masing, cahaya itu berbeda satu dengan yang lain, cahaya itu merupakan unique entity dari bintang tersebut dan kusadar bahwa manusia juga demikian diriku, dirimu juga manusia. Sudah saatnya memancarkan cahaya unique kita, menunjukkan ke dunia bahwa kita berbeda kita special dan tidak sama satu dengan yang lain. Dalam perbedaan itu kita masih masuk ke dalam aturan yaitu aturan alam yang dibuat oleh yang menciptakan alam. Maha suci Allah yang telah membuat dunia ini teratur meskipun tiap penghuninya memilki entity yang berbeda-beda. ISLAM itu SATU.